Dasar Tata Surya
Tata surya adalah sistem yang terdiri dari Matahari dan benda-benda langit yang mengelilinginya.
Semua planet mengelilingi Matahari karena adanya gaya gravitasi yang sangat besar.
Sistem ini mencakup 8 planet, komet, asteroid, meteoroid, dan satelit alami.
Ilmu yang mempelajari tata surya dan benda-benda langit disebut astronomi.
Fakta Unik: Tata surya kita berusia sekitar 4,6 miliar tahun dan terbentuk dari awan gas dan debu raksasa.
Matahari — Pusat Tata Surya
Matahari adalah bintang yang menjadi pusat tata surya kita.
Suhu permukaannya mencapai 5.500°C dan intinya sekitar 15 juta°C.
Matahari menghasilkan cahaya dan panas melalui reaksi fusi nuklir hidrogen.
Tanpa energi Matahari, tidak ada kehidupan yang bisa bertahan di Bumi.
Fakta Unik: Matahari berukuran 109 kali diameter Bumi dan mengandung 99,8% massa seluruh tata surya!
Planet — 8 Pengelana Angkasa
Planet adalah benda langit yang mengorbit Matahari dan memiliki massa cukup besar.
Planet tidak memiliki cahaya sendiri — hanya memantulkan cahaya dari Matahari.
Terdapat 8 planet resmi dalam tata surya sejak Pluto diturunkan statusnya tahun 2006.
Setiap planet memiliki karakteristik unik: ukuran, suhu, atmosfer, dan jumlah satelit.
Satelit — Penjaga Planet
Satelit adalah benda langit yang mengorbit planet, bukan Matahari langsung.
Bulan adalah satelit alami Bumi yang mempengaruhi pasang surut air laut.
Ada juga satelit buatan yang dibuat manusia untuk komunikasi dan observasi.
Jupiter memiliki 95 satelit — terbanyak di tata surya!
Fakta Unik: Titan, satelit Saturnus, memiliki danau metana cair di permukaannya!
Benda Langit Lainnya
Komet
Bola es dan debu dengan ekor bercahaya panjang saat mendekati Matahari.
Asteroid
Batuan kecil berbatu yang mengorbit Matahari, banyak ditemukan di sabuk asteroid.
Meteorit
Batuan luar angkasa yang berhasil menembus atmosfer dan jatuh ke permukaan Bumi.
Fakta Unik: Komet Halley muncul setiap 75–76 tahun sekali dan terakhir terlihat tahun 1986!